Setiap bahasa pemprograman memiliki perintah yang berbeda-beda dalam melakukan input dan juga output data. Jika dalam bahasa pemrograman C proses I/O ini menggunakan perintah Scanf dan Printf. Scanf untuk melakukan input data sedangkan printf untuk mencetak output data di layar.
Pada bahasa C terdapat aturan dan juga kode format yang harus diberikan dalam melakukan input maupun output. Beberapa kode format yang digunakan diantaranya adalah sebagai berikut.
1. %d untuk tipe data integer
2. %c untuk tipe data character
3. %s untuk tipe data string
4. %f untuk tipe data float
Kode-kode format tersebut wajib diikut sertakan ketika kita akan melakukan input maupun menampilkan data dilayar. Selain itu untuk data yang ingin diinput, variabel tempat menyimpan datanya harus diikuti oleh tanda “&” (tanpa tanda kutip) kecuali tipe char.
Contoh input data yaitu:
printf("masukan bilangan variabel a: ");scanf("%d",&a);
//memasukan bilangan bertipe integer ke dalam variabel a
Contoh pencetakan output data yaitu:
Printf("Nilai dari variabel a adalah : %d",&a);
Berikut ini adalah contoh program C dengan menggunakan proses I/O:
#include "stdio.h" //file header yang disertakan
#include "conio.h"
char a[10]; //deklarsi variabel a dengan tipe data string
void main() //fungsi utama main
{
clrscr();
printf("Masukan kata-kata Anda : ");scanf("%[^n]",&a);
printf("nKata-kata Anda adalah : %s",a);
getch();
}
Output dari contoh program di atas adalah:

Catatan: kode format %[^n] berfungsi untuk membaca spasi yang diinputkan ke dalam variabel a. Jika menggunakan kode format %s maka kata yang disimpan hanyalah kata sebelum spasi saja. Berikut ini adalah output dengan menggunakan kode format %s dengan input data yang sama.








Add A Comment